Example floating
Example floating
Lampung

Cegah Stunting, BKKBN Lampung dan DPR RI Sosialisasi di Lamteng

Redaksi
×

Cegah Stunting, BKKBN Lampung dan DPR RI Sosialisasi di Lamteng

Sebarkan artikel ini

LAMPUNG TENGAH – Stunting merupakan masalah nasional yang masih menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah. Untuk mengatasi masalah tersebut, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Provinsi Lampung (BKKBN Lampung) bersama Komisi IX DPR RI mensosialisasikan program Pembangunan Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana), di Kp. Fajar Asri, Kec Seputih Agung, Kab. Lampung Tengah, Rabu (24/04/2024).

Ketua Tim Hubungan Antar Lembaga Advokasi dan KIE BKKBN Provinsi Lampung Intan Annisa Fitri, S.Sos mengatakan tidak semua orang yang pendek itu berarti stunting. Stunting memilki kriteria-kriteria khusus dan tidak hanya diukur dari tinggi badan.

“Indikator untuk melihat apakah anak stunting atau tidak itu dimulai sejak lahir. Diukur panjang badannya, berat badannya, karena dalam Kartu Menuju Sehat ada standarnya. Jadi, kalau anak ini di bawah dua deviasi berarti beresiko stunting. Tapi, bisa jadi karena orang tuanya memang dalam kategori pendek,” ungkapnya saat menjelaskan kepada peserta yang hadir dalam Sosialisasi tersebut

Ia menambahkan bahwa BKKBN terus berusaha untuk mengurangi angka stunting dengan sosialisasi pencegahan-pencegahan stunting kepada orang tua. Salah satunnya, dengan cara mengedukasi pasangan-pasangan yang akan menikah.

“Fokus kami ada empat. Pertama calon pengantin, kami berikan edukasi bagaimana mencegahnya. Apakah ibunya ada sakit tertentu, kalau ada kami sarankan untuk tidak hamil dulu hingga sembuh. Kedua, ibu hamil pastinya kami berikan informasi bagaimana pola makan yang sehat untuk bayi. Ketiga itu ibu pasca melahirkan dan keempat anak usia 0-2 tahun,” tambahnya.

Anggota Komisi IX DPR RI Itet Tridjajati Sumarijanto, M.B.A yang di wakilkan oleh Staf Tenaga Ahli DPR RI mengatakan kami sebagai Mitra Kerja BKKBN bertekad untuk mengurangi angka stunting dengan membentuk tim dari berbagai OPD untuk menangani stunting.

“Peran DPR RI sudah sangat besar untuk mengatasi stunting ini. Sudah membuat tim yang diinisiasi oleh Badan Perencanaan Daerah, perencanaannya sudah matang di enam OPD teknis. Jadi, tidak hanya Dinas Kesehatan dan DP3AP2KB saja melainkan juga ada Dinas Perkim, Dinas Sosial dan Satpol PP dilibatkan,” ujarnya.

“Saya berharap masyarakat turut serta mendukung apa yang menjadi kebijakan Pemerintah, karena stunting bukan hanya masalah statistik saja melainkan masa depan Provinsi Lampung juga,” tutupnya. (*)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *