Example floating
Example floating
DaerahLampung Selatan

Kuasa Hukum Terdakwa Hadirkan Saksi Meringankan Soal Kasus Dugaan Pencabulan Murid SD

Redaksi
×

Kuasa Hukum Terdakwa Hadirkan Saksi Meringankan Soal Kasus Dugaan Pencabulan Murid SD

Sebarkan artikel ini

Lampung Selatan – Pengadilan Negeri Kalianda, Lampung Selatan, kembali menggelar sidang lanjutan kasus dugaan pencabulan terhadap 21 Murid Sekolah Dasar (SD) di Lampung Selatan.

Sidang dengan agenda mendengarkan kesaksian dari Saksi Ahli dan juga Saksi yang meringankan terdakwa ini dipimpin oleh Hakim Ketua Setiawan Adiputra S.H.,M.H., dan Ryzza Darma S.H., serta Nor Alfisyahr S.H., M.H., sebagai hakim anggota, Rabu (11/10/2023).

Dalam keterangannya, Saksi Ahli M. Nazi dari Himpunan Pengusaha Dokumentasi Indonesia (HIPDI) Indonesia mengatakan ia hadir dalam persidangan sebagai utusan langsung dari Ketua Umum HIPDI Indonesia, Suprafto atas surat permohonan yang diajukan oleh pihak pengacara terdakwa ke
DPP @hipdi_indonesia, untuk menjadi Saksi Ahli photography, kasus dugaan asusila oleh Photographer di Lampung yang terjadi di bulan februari 2023.

“Tujuannya jelas untuk memberikan pendampingan hukum kepada sesama profesi photographer tentang keahlian, protap, etika seorang photographer di dalam menjalankan tugasnya, ini adalah salah satu komitmen HIPDI melakukan pendampingan hukum kepada seluruh pengusaha dokumentasi yang ada di seluruh indonesia,” ucapnya.

Sementara itu, Saksi lain yang dihadirkan untuk meringankan terdakwa adalah Kepala Sekolah SD 2 Kalisari Natar, Parwoto. Dimana ia mengatakan bahwa terdakwa pernah memiliki kontrak kerja photography dengan sekolahnya dari tahun 2019-2021. Selama kontrak itu berjalan tidak ada hal yang tidak diinginkan terjadi.

“Sesi foto dilakukan di ruang UKS, dan tidak ada hal yang merugikan murid apalagi sampai pada tahap pencabulan,” jelasnya.

Saksi selanjutnya Keamanan SD 2 Kalisari, Abdul Kadir juga menguatkan pernyataan dari Kepala Sekolah, dimana dia sebagai keamanan sekolah yang mempersiapkan ruang UKS untuk sesi foto.

Saksi terakhir yakni Guru SD 2 Kalisari, Diana Kurniawati yang juga ikut mendampingi para murid saat sesi pemotretan mengatakan tidak ada hal yang merugikan muridnya yang dilakukan oleh photograper.

“Sebagaimana profesional foto lainnya, terdakwa hanya merapikan jilbab dan baju murid, tidak ada hal yang merugikan seperti pencabulan,” tegasnya.

Setelah mendengar keterangan saksi yang dihadirkan Kuasa Hukum terdakwa Wahyu Widyatmiko S.H., M.H., hakim memutuskan untuk menutup persidangan dan melanjutkan pada Rabu 18 Oktober 2023 dengan agenda mendengarkan keterangan dari ahli pidana yang akan di hadirkan oleh kuasa hukum terdakwa. (Red)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *