Example floating
Example floating
DaerahHeadlineHukum dan KriminalLampung Utara

Soal Program SANIMAS, Kepala Desa Sinar Mulya Diduga Monopoli Program tak Sesuai Aturan

Redaksi
×

Soal Program SANIMAS, Kepala Desa Sinar Mulya Diduga Monopoli Program tak Sesuai Aturan

Sebarkan artikel ini

Lampung Utara – Di duga Kepala Desa Sinar Mulya Kecamatan Tanjung Raja Kabupaten Lampung Utara telah menyalahi aturan dengan mengelola keseluruhan program Sanitasi Berbasis Masyarakat (SANIMAS) di Desanya.

Seperti yang diketahui pola penyelenggaraan program SANIMAS harus dilakukan oleh Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM)

KSM merupakan pelaku utama dalam pelaksanaan pembangunan sarana program SANIMAS baik dari pembuatan rekening, penerima anggaran, pembelian material dan lainnya,

Namun hal tersebut tidak berlaku di Desa Sinar Mulya, dimana Desa Sinar Mulya diketahui mendapatkan bantuan Program SANIMAS berupa pembuatan Mandi Cuci Kakus (MCK) sebanyak 30 titik,

Dalam pelaksanaannya di lapangan Program SANIMAS tersebut dikelola dan dikerjakan oleh Kepala Desa namun bukan oleh KSM sebagaimana mestinya,

Pada saat ditemui oleh awak media Ketua KSM (S) mengatakan bahwa jika ingin bertanya terkait pembuatan MCK tersebut silahkan tanya kepada Pak Kades, sebab menurut S hal tersebut merupakan perintah langsung dari sang Kades apabila terdapat media/wartawan yang menanyakan suruh saja langsung temui Bapak Kades.

Menurut pengakuan Ketua KSM (S) dirinya hanya sebatas di perintahkan untuk mengawasi, apabila terjadi kekurangan bahan material ia meminta kekurangan tersebut kepada kades, sebab seluruh keuangan menurutnya ada pada sang kades,

“Saya Ketuanya, Bendahara anak mantunya pak kades, betul saya Ketua KSM tapi bukan saya yang mengelola saya hanya diperintah sebatas mengawasi, apabila ada kekurangan saya minta ke pak kades,” ungkapnya mengawali pembicaraan, Minggu (16/07/2023).

“Saya juga nggak tau RAB nya, penggunaan Bata 800, semen 8 Sak, untuk besi dan lainnya saya lupa, bukan saya yang belanja semua pak kades tanya saja bapak,” jelas S

Dalam penjelasan yang juga disampaikan S pembangunan MCK di Desa Sinar Mulya tersebut hanya 29 titik saja dan bukan 30 titik sebagimana mestinya.

“Yang dibangun memang seharusnya 30 titik cuman karena ada biaya langsir material dibuatlah 29 titik saja, yang 1 titik tidak karena untuk biaya langsir itu juga sudah disepakati bersama dirapatkan bersama,” pungkas S

S pun sama sekali tidak mengetahui bahwa dalam aturan dan juknis pengelolaan dan pelaksanaan pembuatan program SANIMAS tersebut seharusnya KSM bukan Kepala Desa.(A)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *