Example floating
Example floating
Headline

Persaingan Sengit Merebutkan Takhta PSSI

Redaksi
×

Persaingan Sengit Merebutkan Takhta PSSI

Sebarkan artikel ini

Jakarta – Kongres Biasa PSSI telah memilih susunan Komite Pemilihan (KP) dan Komite Banding Pemilihan (KBP) untuk Kongres Luar Biasa (KLB). Amir Burhanuddin menjadi Ketua KP.
Amir Burhanuddin ditetapkan sebagai ketua dalam Kongres PSSI yang digelar di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (15/1/2023). Sebelumnya, penjaringan Calon Ketua Umum, Wakil Ketua Umum, dan calon anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI dilakukan oleh kesekjenan PSSI.

Pada pelaksanaannya, Kongres Biasa PSSI hari ini akan membahas mengenai pemilihan Ketua Umum, Wakil Ketua Umum, hingga pengurus PSSI periode 2023-2027.

Pemilihan Ketua Umum PSSI sendiri akan digelar besok, 16 Januari 2023 dalam Kongres Luar Biasa atau KLB PSSI.

Media sosial maupun media online sudah diramaikan dengan nama-nama calon Ketua Umum PSSI termasuk nama calon Wakil Ketua Umum PSSI 2023-2027.

Begitupun mulai banyak mencuat nama-nama besar untuk mengisi kursi Exco PSSI periode mendatang.
La Nyalla Mattalitti mengaku siap melawan Erick Thohir dalam perburuan kursi ketua umum PSSI periode mendatang.
La Nyalla resmi mendaftarkan diri sebagai calon ketua PSSI, Jumat (13/1). Dalam pendaftaran tersebut La Nyalla didampingi Presiden Persiba Balikpapan Gede Widiade dan Bustami Zainudin.

Sebagai calon ketua PSSI La Nyalla tidak sendiri.

Pria yang juga sebagai Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI itu berpotensi melawan Erick Thohir yang merupakan Menteri BUMN.

“Saya sudah dengar Juni Rachman [Exco PSSI] mengatakan percuma saya maju karena tidak mungkin menang. Karena semuanya sudah diarahkan kepada Erick Thohir. Saya bilang silakan saja, yang pasti semua belum terjadi, jadi kita ikhtiar,” tutur La Nyalla.

Dalam kesempatan itu La Nyalla juga memuji potensi Erick Thohir maju sebagai calon ketua PSSI.

“Erick Thohir bagus, semua calon Ketum PSSI juga bagus, tapi yang menentukan dia jadi atau tidak bukan manusia, tapi Yang Maha Kuasa,” kata La Nyalla.

Menteri BUMN, Erick Thohir mendaftar untuk menjadi bakal calon orang nomor satu di sepakbola Indonesia.
Mantan Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) hadir di kantor PSSI, GBK Arena, Senayan, Jakarta, Minggu (15/1/2023). Dia disambut oleh salah satu pengurus PSSI, Desi Afrianto.

Ikut serta bersama Erick ada beberapa petinggi klub Liga 1. Kaesang Pangarep (Persis Solo), Raffi Ahmad (RANS Nusantara FC), Teddy Tjahjono (Persib Bandung), dan Atta Halilintar (Bekasi City FC).

Kepada wartawan, Erick Thohir yang pernah menjadi Presiden Inter Milan ini mengatakan perlu nyali untuk sepakbola yang bersih dan berprestasi. “Banyak teori, banyak konsep, tetapi sebenarnya yang harus kita lakukan adalah kita bernyali untuk sepakbola yang bersih dan juga yang berprestasi. Itu yang terpenting. Karena itu saya mengucapkan terima kasih kepada voters yang datang,” katanya.

Dia juga menjanjikan perbaikan terhadap sepakbola dan menjatuhkan dari tangan-tangan kotor. “Tapi hari ini tugasnya adalah memastikan, apakah mimpi kita bersama menjadi kenyataan. Kita mulai kerja, kita lihat tanggal 16 Februari 2023. Jadi bongkar-bongkar untuk perbaikan masa depan sepakbola Indonesia. Kita harus pastikan, ke depan jangan ada tangan-tangan kotor di sepakbola Indonesia. Kita harus perbaiki,” katanya.

Sekadar informasi, Erick Thohir sudah lama terlibat dalam sepakbola. Dia pernah menjadi presiden Inter Milan, juga pernah memiliki klub MLS, DC United. (*)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *