Example floating
Example floating
Bandar LampungPolitik

Apriliati Dorong Keterwakilan Perempuan Dikursi Legislatif Capai 30 Persen

Redaksi
×

Apriliati Dorong Keterwakilan Perempuan Dikursi Legislatif Capai 30 Persen

Sebarkan artikel ini

 

Bandarlampung: Anggota Komisi V DPRD Provinsi Lampung, Apriliati mendorong peningkatan keterwakilan perempuan pada kursi legislatif, sebagaimana amanat program Kaukus Perempuan Parlemen Indonesia (KPPI) dan program kementerian pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak yakni keterwakilan perempuan dikursi legislatif sebanyak 30%.

“Dari tahun 2014 jumlah anggota DPRD Perempuan di Provinsi Lampung, kita diangka Empat Belas Koma Sekian Persen, kemudian hasil Pileg 2019 lalu terdapat kenaikan jumlah anggota DPRD perempuan sebanyak 20,02 persen, dari 12 naik ke 17 anggota dewan perempuan, saya pikir ini merupakan suatu trend yang baik,” Ujar Apriliati.

Ia berharap pada pemilu 2024 mendatang kenaikan keterwakilan perempuan dikursi legislatif tersebut bisa terus meningkat hingga mencapai target sebesar 30%.

“Mudah-mudahan di pemilu 2024 nanti masih ada kenaikan lagi karena sesuai dengan amanat program Kaukus Perempuan Parlemen Indonesia (KPPI) dan program kementerian pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak yang sudah selaras dengan pemerintah pusat, konsen terhadap peningkatan keterwakilan perempuan yang mencapai 30 persen. Dari 85 anggota dewan, idealnya 27 anggota dewan keterwakilan perempuan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Apriliati juga menjelaskan langkah untuk mendorong peningkatan keterwakilan perempuan pada kursi legislatif tersebut salah satunya dengan melakukan pendidikan-pendidikan politik dan pelatihan terhadap kaum perempuan yang aktif di partai politik.

“Kita melakukan pendidikan-pendidikan politik selain pendidikan politik yang dilakukan oleh partai-partai, Kaukus Perempuan Politik dan Kaukus Perempuan Parlemen melakukan pendidikan politik bekerjasama dengan Internasional Riset and Women Demokratif (IRI) yang intinya melakukan pembelajaran, melatih kaum-kaum perempuan yang aktif di partai politik, andaikata dia mau menjadi anggota dewan dia sudah tau kerja-kerjanya sebagai fungsi legislasi, fungsi penganggaran, dan fungsi pengawasan,” lanjut Apriliati.

” Saya berharap kenaikan bantuan partai politik yang 100 persen itu bisa dimanfaatkan, untuk di tahun 2023 ini sudah dieksekusi, mudah-mudahan ini bermanfaat untuk semua partai di tahun 2023 dan 2024 pelaksanaan partai demokrasi bisa menggunakan anggaran tersebut untuk pendidikan politik secara umum maupun pendidikan politik buat perempuan,” pungkasnya. (AL)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *