Example floating
Example floating
Ekobis

Nasabah BRI Keluhkan Pelayanan Hingga Mesin ATM yang Tak Berfungsi

Redaksi
×

Nasabah BRI Keluhkan Pelayanan Hingga Mesin ATM yang Tak Berfungsi

Sebarkan artikel ini

BANDAR LAMPUNG – Seorang nasabah Purwanto (37) mengaku prosedur pelunasan kredit di BRI Unit Antasari berbelit-belit.

Pasalnya, nasabah diminta melakukan stor tunai yang ternyata bisa ditransfer melalui BRI mobile.

Menurut keterangan Rudi, pada 4 Oktober 2022, ia datang ke BRI Unit Antasari untuk melunasi kredit program Kece milik istrinya.

Karena tidak memiliki kartu ATM, ia meminta petugas untuk memindahkan uang dari rekeningnya ke rekening milik istrinya. Hal itu ia lakukan untuk mempermudah pelunasan secara auto debit (pengurangan saldo secara otomatis)

“Saya minta tolong teller memindahkan Rp5.200.000 ke rekening istri, tapi kata teller gak bisa, karena uang di rekening saya itu baru dilakukan pencairan. Bisa ditarik tunai bila udah terhitung 5 hari kerja,” jelas Purwanto, Kamis (6/10/2022).

Kemudian teller memberikan ia solusi memindahkan uang lebih cepat dengan menggunakan aplikasi BRImo.

Setelah itu teller mengarahkan ia ke customer service (CS) untuk menanyakan prosedur pelunasan pinjaman.

Setelah ia menanyakan prosedur di CS, Purwanto diminta mengambil uang karena menurut CS secara prosedur melunasi kredit harus dilakukan secara tunai.

“Saya tanya CS katanya setornya tunai, ya saya ambil ke ATM,” ungkapnya.

Ia pun menuju ruang ATM berdinding kaca di sebelah ruang tunggu nasabah. Hal tak terduga ia alami ketika ingin tarik tunai ternyata dua mesin ATM dihadapannya tidak bisa digunakan.

“Mesin stor tunai kata satpam rusak, cuma bisa akses non tunai. Mesin satunya belum upgrade BRImo,” terangnya

Kemudian ia berusaha mencari mesin ATM di tempat lain, dan menemukan atm di BRI Unit Tanjungbaru. Namun, kekecewaan yang didapat karena dua mesinnya rusak.

“Kata petugas BRI yang duduk di samping ATM, (mesin) sudah rusak sekitar satu minggu. Saya minta info ATM di dekat situ yang bisa digunakan. Katanya ATM di pasar tugu juga rusak. Saya disarankan ke Way Halim,” terangnya.

Karena menurutnya ATM di Way Halim jarak tempuhnya terlalu jauh, ia mencoba ke ATM di depan Chamart Kedamaian. Karena mesin ATM rusak juga, akhirnya ia kembali pergi ke ATM BRI Raden Intan, Tanjungkarang, Bandar Lampung.

Dengan sabar ia menarik uang sebanyak lima kali berturut turut dengan nominal Rp1 juta sekali transaksi melalui BRImo yang tersambung online ke mesin ATM dihadapannya.

Setelah berhasil melakukan tarik tunai, Purwanto pun kembali ke BRI Unit Antasari

Ketika sampai lokasi, dirinya kembali dibuat kecewa dengan pernyataan CS yang memintanya memasukkan uang tersebut ke rekening milik istrinya.

Karena menurut CS ternyata pelunasan dapat dilakukan secara autodebit 8 Oktober 2022 mendatang, setelah CS mengecek melalui komputer.

“Awalnya dia bilang setor (uang) tunai, udah dapet uang, disuruh autodebit. Gimana logikanya ini? sesalnya.

Sambil menahan rasa kesal Purwanto terpaksa menuju teller untuk menyetorkan uang yang telah ia cari selama berjam jam.(RED/GO)

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *